Niat shalat fardhu lima waktu lengkap

Assalamualikum.. Sahabat gimana kabarnya hari ini, tentu sehat ya dan baik-baik saja. Baik kali ini kita akan belajar tentang niat shalat lima waktu sehari semalam. Shalat merupakan perintah Allah yang wajib bagi setiap manusia yang sudah mukallaf, yaitu sesorang yang sudah baligh dan juga berakal sehat. Bukan balighny saja, bukan pula berakal sehatnya saja, tapi harus kedua-duanya. Baligh dan berakal sehat. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai pengertian dan contoh dari baligh dan berakal sehat, insyaAllah dilain kesempatan kita akan membahas ini. Berikut saya bagikan niat shalat fardhu lima waktu lengkap dengan arab, latin dan artinya.

niat shalat

Shalat fardhu lima waktu atau bisa disebut juga “maktubah” itu itu hukumnya fardhu ‘ain. Setiap manusia, entah itu lelaki atau perempuan, semuanya harus mengerjakannya. Saking wajibnya maka ada tatacara shalat bagi yang sakit, bagi yang sakitnya parah. Sedang sakit pun tetap harus menjalankan shalat fardhu lima waktu ini.

Niat shalat maghrib :

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَاءْمُوْمًا/اِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muuman / imaaman) lillaahi ta’aalaa

Artinya :

“Saya berniat shalat fardhu maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum / menjadi imam) karena Allah ta’ala.”

 

Niat shalat isya’ :

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَاءْمُوْمًا/اِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushalli fardhal isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muuman / imaaman) lillaahi ta’aala

Artinya :

“Saya berniat shalat fardhu isya’ empat rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum / menjadi imam) karena Allah ta’ala.”

Niat shalat shubuh :

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَاءْمُوْمًا \ اِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushalli fardhash shubhi rak’atani mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muuman / imaaman) lillaahi ta’ala

Artinya :

“Saya berniat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum / menjadi imam) karena Allah ta’ala”.

Niat shalat zduhur :

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَاءْمُوْمًا/اِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushalli fardzazh zhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muuman / imaaman) lillaahi ta’aalaa

Artinya :

“Saya berniat shalat fardhu zhuhur empat rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum / imam) karena Allah ta’ala.”

Niat shalat ashar :

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَاءْمُوْمًا/اِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushallii fardhal ‘ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muuman / imaaman) lillaahi ta’aala

Artinya :

“Saya berniat shalat fardhu ashar empat rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum / menjadi imam) karena Allah ta’ala.”

Perlu diperhatikan untuk kalimat dalam kurung (ma’muuman / imaaman) itu apabila kita berjamaah. Bila menjadi makmum yang dibacanya “ma’muuman”, apabila menjadi imam yang dibacanya “imaaman”. Bila sendirian maka jangan dibaca, langsung saja.

Perlu diingat juga bahwa niat itu ada dihati maka niat shalat diucapkan ketika takbiratul ihram, yaitu tangan diangkat disamping kepala, mulutnya mengucapkan “Allahu akbar”, hatinya berniat shalat, ikirannya ingat akan Allah. Boleh juga mengucapkan niat sebelum takbiratul ihram akan tetapi ketika takbiratul ihram harus diniatkan kembali. Ini susah bagi yang belum pernah mempraktekannya, maka ada orang yang takbiratul ihram berkali-kali karena saking susahnya, tapi hati-hati juga bisa jadi itu adalah was-was yang datangnya dari setan untuk mengganggu. Bila sering berlatih insyaAllah bisa dengan sendirinya.

Demikian penjelasan tentang niat shalat fardhu dan penjelasan tentang niatnya, semoga bermanfaat. Apabila ada kekurangan dan kesalahan tentang niat shalat fardhu lima waktu ini mohon masukannya. Wassalam..

Niat shalat fardhu lima waktu lengkap | admin | 4.5