Waktu dan niat shalat dhuha lengkap dengan arab, latin, arti dan penjelasannya

Assalamualikum.. Alhamdulillah sahabat kita bertemu lagi. Semoga kesehatan dan kasih sayang Allah selalu menaungi kita semua, aamiin. Para sahabat yang di rahmati Allah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang shalat sunnah Dhuha. Shalat Dhuha merupakan salah satu diantara sekian banyak shalat-shalat sunnah yang diajarkan didalam ajaran islam itu sendiri. Shalat Dhuha termasuk salah satu shalat sunnah yang populer dan banyak yang melakukannya oleh umat muslim diseluruh dunia, khususnya Indonesia. Berikut penjelasan tentang waktu dan niat shalat Dhuha.

Waktu shalat Dhuha

Shalat Dhuha dikerjakan beberapa saat selepas matahari muncul sempurna dari ufuk timur, yaitu sekitar pukul tujuh pagi dan berakhir ketika menjelang beberapa saat akan memasuki waktu Dzuhur. Maka ketika matahari baru muncul dari arah timur belum masuk kedalam waktu shalat dhuha, bahkan shalat diwaktu tesebut, tidak boleh, hukumnya haram (kecuali ada hal-hal tertentu).

shalat dhuha

Niat shalat Dhuha

اُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَلَى. اللهُ اَكْبَرُ

Ushallii sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.

Artinya :

“saya niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah taala”

Adapun surat-surat yang paling utama ketika dibaca didalam surat tersebut yaitu :

  1. Surat al-Waqiah
  2. Surat adh-Dhuha
  3. Surat Quraisy
  4. Surat asy-Syams
  5. Surat al-Kafirun
  6. Surat al-Ikhlash

Sedangkan surat yang disunahkan yang dibaca dalam shalat tersebut yaitu :

  1. Rakaat awal disunahkan membaca surat asy-Syams
  2. Rakaat kedua disunahkan membaca surat adh-Dhuha

Namun apabila tidak hafal dengan surat-surat yang disebutkan diatas maka boleh juga dengan surat-surat apa saja yang lainnya yang sekiranya bisa kita hafal, bahkan tidak membaca surat pun tidak mengapa namun kurang sempurna karena tidak mendapatkan kesunahan dari surat yang dibaca dalam setiap rakaatnya.

Jumlah rakaatnya sendiri paling sedikit yaitu dua rakaat dan yang paling banyak dua belas rakaat. Dua belas rakaat itu dengan setiap dua rakaat salam, jadi enam kali shalat. Maka boleh shalat sunnah dhuha hanya 4 rakaat saja, enam rakaat saja dan seterusnya yang penting jumlah bilanganya genap, tidak boleh ganjil.

Shalat sunnah Dhuha pada dasarnya dalam mengerjakannya sama saja dengan shalat-shalat lain pada umumya, yaitu seperti berdiri, ruku, sujud, duduk, mengucapkan surat fatihah, takbiratul ihram, tahiyat dan lain sebagainya. Namun yang membedakannya hanya niat dan waktunya saja yakni dikerjakan diwaktu Dhuha maka disebut dengan nama shalat Dhuha. Shalat dhuha sendiri identik sebagai media untuk memohon rizki yang halal dan baik serta yang bermanfaat bagi kita semua.

Demikian penjelasan tentang shalat Dhuha, semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin. Apabila ada kekurangan dan kesalahan mohon masukannya tentang waktu dan niat shalat dhuha lengkap dengan arab, latin, arti dan penjelasannya ini. Wassalam..

Waktu dan niat shalat dhuha lengkap dengan arab, latin, arti dan penjelasannya | admin | 4.5